Dilihat : 21 kali

Pagi itu, suasana kantor terasa berbeda. Dimas baru saja sampai, masih memegang secangkir kopi panas dari warung depan, ketika melihat beberapa rekan kerja berkerumun di dekat pantry. Wajah-wajah mereka tegang, bisik-bisik terdengar. Udara terasa berat, seakan ada kabar yang membuat semua orang berhati-hati bicara.

 

Ia menghampiri Bagas, yang sedang berdiri dengan kedua tangan di saku celana. "Kenapa, Gas? Kok kayak lagi ada rapat rahasia?"

 

Bagas melirik kanan-kiri sebelum menjawab. "Lo tahu Andri? Yang di divisi desain, rambutnya agak gondrong, suka bawa bekal nasi uduk?"

 

"Iya, yang kadang ngasih gue desain gratis buat presentasi."

 

Bagas mengangguk pelan. "Dia di-PHK kemarin sore. Katanya sih karena performa buruk. Tapi gue yakin banget itu gara-gara minggu lalu dia protes soal lembur yang nggak dibayar."

 

Dimas merasakan darahnya menghangat. Andri adalah salah satu karyawan paling rajin. Ia sering lembur, bahkan membantu divisi lain tanpa diminta. "Serius?"

 

"Serius. Dan yang lebih parah, dia nggak dikasih kesempatan klarifikasi. Surat langsung disodorkan, tanda tangan, selesai."

 

***Siang itu, Dimas memutuskan mencari Andri. Setelah beberapa kali bertanya ke teman-teman, ia tahu Andri sering nongkrong di warung kopi kecil di belakang kantor. Saat tiba, ia melihat Andri duduk sendirian di pojok, memandangi layar ponsel. Wajahnya letih.

 

"Boleh duduk?" tanya Dimas.

 

Andri mengangguk tanpa senyum. "Lo udah denger, ya?"

 

"Udah. Lo mau cerita?"

 

Andri menghela napas panjang. "Mereka bilang gue nggak capai target. Padahal target berubah tiap minggu. Gue protes, minta kejelasan dan minta lembur dibayar. Besoknya, gue dipanggil HR. Udah, langsung dikasih surat. Katanya gue bisa dapat rekomendasi kerja kalau nggak ribut."

 

Dimas menatapnya serius. "Lo mau lawan?"

 

"Lawan gimana, Dim? Gue cuma satu orang. Kontrak gue lemah. Gue nggak mau ribet."

 

"Mungkin lo cuma satu orang, tapi lo nggak sendirian," kata Dimas pelan.

 

***Malam itu, Dimas tak bisa tidur. Ia menyalakan laptop, mengetik di kolom pencarian: "Hak karyawan kontrak di Indonesia", "PHK sepihak", "cara melapor ke Dinas Ketenagakerjaan". Halaman demi halaman ia baca. Semakin lama, ia sadar banyak pekerja yang bahkan tak tahu apa haknya sendiri. Ada aturan yang melindungi mereka, tapi jarang digunakan karena ketakutan dan ketidaktahuan.

 

Ia teringat Sarah pernah aktif di serikat pekerja sebelum menjadi pekerja sosial. Keesokan harinya, ia langsung menemuinya.

 

"Kalau ada karyawan dipecat nggak adil, apa yang bisa dilakukan?" tanya Dimas.

 

Sarah menatapnya lama. "Cari bukti, jangan bergerak sendiri, dan hubungi orang yang paham hukum tenaga kerja. Aku kenal satu orang, Bima. Dia aktivis di serikat pekerja kota. Mau ketemu?"

 

"Mau," jawab Dimas mantap.

 

***Pertemuan itu diatur di sebuah kedai sederhana dekat terminal. Bima adalah pria berusia awal 30-an, berperawakan tegap dengan mata yang tajam tapi ramah.

 

"Sarah bilang lo mau bantu temen lo?" tanya Bima sambil menyesap teh panas.

 

"Iya. Dia dipecat setelah protes soal lembur nggak dibayar," jelas Dimas.

 

Bima mengangguk. "Kasus kayak gini sering banget. Masalahnya, banyak yang nggak mau ribut karena takut blacklist. Tapi kalau lo mau bantu, kita mulai dari dokumentasi: kronologi, bukti lembur, bukti komunikasi. Semua harus jelas dan rapi."

 

Dimas mencatat setiap kata. Rasanya seperti kuliah kilat tentang hukum ketenagakerjaan.

 

***Dalam seminggu berikutnya, Dimas dan beberapa rekan kerja yang setia mengumpulkan bukti. Chat internal, email, foto papan target yang berubah-ubah, dan slip lembur yang tak pernah dibayar. Mereka bertemu diam-diam di rumah Ujang atau warung Lina. Andri awalnya ragu, takut masalah makin besar. Tapi perlahan ia ikut aktif.

 

"Gue nggak nyangka kalian peduli segini," kata Andri suatu malam.

 

"Kalau kita diam, besok bisa giliran kita," jawab Dimas.

 

***Namun, tidak semua rekan setuju. Beberapa takut jika nama mereka terseret. Seorang teman sekantor, **Reno**, mendekati Dimas di lift.

 

"Dim, gue ngerti lo peduli. Tapi hati-hati, ini bisa ngaruh ke kerjaan lo. Lo masih baru di sini."

 

"Gue tahu, Ren. Tapi kalau kita cuma mikirin aman sendiri, nggak akan ada yang berubah."Reno menggeleng. "Kadang lebih baik diem. Sistem ini gede banget buat dilawan."

 

Dimas tidak menjawab. Ia paham ketakutan itu nyata, tapi ia juga tahu ketidakadilan akan terus berjalan kalau semua orang memilih diam.

 

***Suatu malam, Dimas dan Andri pergi menemui mantan karyawan yang dulu juga dipecat mendadak. Namanya **Hendra**, pria paruh baya yang sekarang bekerja di bengkel.

 

"Gue dulu diperlakukan sama kayak lo," kata Hendra sambil menyeruput kopi. "Bedanya, waktu itu gue sendirian. Gue nggak punya teman yang mau dukung. Akhirnya gue cuma pasrah."

 

Cerita Hendra menjadi penguat semangat Dimas dan Andri. Mereka sadar, perjuangan ini bukan cuma untuk Andri, tapi untuk semua yang pernah mengalami hal serupa.

 

***Beberapa hari kemudian, kabar buruk datang. Salah satu rekan yang mereka percaya, **Taufik**, ternyata membocorkan rencana pertemuan mereka ke manajemen. Taufik membantah, tapi bukti chat yang didapat Bagas tak terbantahkan.

 

"Gue terpaksa, Dim," kata Taufik saat Dimas menemuinya. "Mereka janji nggak akan ganggu gue kalau gue kasih info."

 

Dimas merasa marah sekaligus kecewa. "Lo sadar nggak, yang lo lakukan ini bisa bikin Andri dan semua orang yang bantu dia kena masalah?"

 

Taufik menunduk, tak menjawab.

 

***Tak lama, tekanan dari manajemen meningkat. Dimas dipindahkan ke meja kerja di pojok dekat gudang, jauh dari timnya. Andri dikeluarkan dari semua grup proyek. Rumor beredar bahwa mereka berdua "bermasalah" dan "sulit diatur".

 

Manajemen mulai memainkan perang psikologis: memanggil Dimas ke rapat yang tidak penting, menunda persetujuan cutinya, hingga menghapus namanya dari daftar peserta pelatihan. Beberapa rekan mulai menjauh, takut tertular masalah.

 

Meski begitu, mereka tetap mengumpulkan bukti. Bima mengatur pertemuan rahasia di sebuah rumah kontrakan di pinggir kota. Di sana, mereka memetakan strategi menghadapi mediasi.

 

***Hari mediasi tiba. Ruangan itu penuh ketegangan. Di satu sisi meja, Andri dan Dimas duduk bersama Bima. Di sisi lain, manajer HR, pengacara perusahaan, dan dua staf legal.

 

Perdebatan berlangsung berjam-jam. HR berusaha membelokkan pembicaraan, tapi Bima dengan tenang mengarahkan kembali ke inti masalah. "Fakta-fakta ini jelas menunjukkan pelanggaran. Tidak ada dasar yang sah untuk pemecatan mendadak, apalagi setelah korban meminta hak lemburnya."

 

Pengacara perusahaan mencoba menekan: "Andri sudah menandatangani kontrak yang menyatakan perusahaan berhak mengakhiri kerja sama."

 

Bima membalas dengan pasal undang-undang yang relevan. "Kontrak kerja tidak boleh bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. PHK tanpa proses peringatan yang sah adalah pelanggaran."

 

Ketika giliran Andri bicara, suaranya sempat bergetar. "Saya nggak mau lebih dari yang seharusnya. Saya cuma mau dibayar apa yang sudah saya kerjakan, dan nama saya dibersihkan."

 

Pernyataan itu membuat suasana hening sesaat. Bahkan pengacara perusahaan terlihat menunduk.

 

Akhirnya, pihak perusahaan menyerah. Mereka setuju membayar kompensasi penuh, lembur yang tertunda, dan memberikan surat rekomendasi kerja.

 

***Di luar ruangan, Andri menatap Dimas. "Kalau lo nggak ada, gue udah nyerah dari awal."

 

Dimas tersenyum. "Hak itu harga mati, Andri. Kalau kita biarin diambil sekali, besok nggak ada yang tersisa."

 

Malam itu, Dimas menulis di catatan hariannya:

 

"Hak itu bukan hadiah. Dia lahir bersama kita, dan harus kita jaga. Kalau kita diam saat hak orang lain diinjak, sama saja kita mengizinkan hak kita sendiri hilang di masa depan. Dan satu hal yang gue pelajari hari ini: keberanian itu menular."

 

Ia menutup buku, merasa langkah kecilnya hari ini adalah bagian dari jalan panjang membuat kota ini sedikit lebih adil.

 

---*To be continued...*


Tag :

Kibul Gonzales Hs Part 9 Hak Adalah Harga Mati

Snack Juhi Cumi Karawang Indonesia

Nama Perusahaan : lautan mitra sentosa Alamat: Jalan jelambar selatan no.40 grogol petamburan jakarta barat Jenis produk : snack juhi/cumi Area Layanan : nasional seowa SNACK JUHI CUMI Karawang Indonesia: Memikat Selera Indonesia Sejak 1978 ...

Harga Truk Hino dan Bus Hino di Jawa Timur

ALAMAT : Jalan Kalianak No.352b, Kalianak, Kec. Asem Rowo, Surabaya, Jawa Timur 60183 PRODUK     : Otomotive/ Truk Hino dan Bus Hino seowa Memilih Truk dan Bus Hino di Jawa Timur ...

Susu Kambing Etawaruqiyah Karawang Jawa Barat

PRODUK     : susu kambing etawaruqiyah Area Layanan : Seluruh Indonesia seowa  Susu Kambing Etawaruqiyah: Menyapa Kesehatan dengan Kelezatan Selamat datang di dunia kelezatan kesehatan yang kami sajikan lewat Susu ...

Roti abon Karawang Jawa Barat

seowa Alamat: Outlet ABONA Jalan Taman Pahlawan no.75 Purwakarta 41115 Roti Abon Karawang Jawa Barat: Menggoda Lidah dengan Kelezatan Raospoll Berkah Jaya Raospoll Berkah Jaya - Memulai Perjalanan Rasa Raospoll Berkah Jaya, home ...

Madu Murni CLB Jawa dan Indonesia

NAMA  :  Madu CLB PRODUK     :  Madu  Area Layanan  : Nasional seowa Selamat Datang di Dunia Madu CLB: Merayakan Kelezatan Madu Murni dari Pulau Jawa hingga ...

Harga MOTOR TRAIL MINI di Indonesia

Nama Perusahaan : Solo Motorindo Area Layanan (Kota/Nasional) : Nasional Indonesia Alamat: Jalan Padmonegoro 37D , danukusuman , serengan , surakarta seowa Petualangan Off-road dengan Motor Trail Mini di Karawang, Indonesia Solo Motorindo: Membawa Petualangan Off-road ...

distributor peroksida h2o2 test kit 50 test di Karawang

Pembentukan Warna Merah Jingga dari Peroksida dengan Vanadat Menggunakan Test Kit Peroksida Chemkit Kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas makanan dan minuman yang kita konsumsi semakin meningkat. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan ...

test kit lodine resmi bersertifikat di jakarta Indonesia

Jual Test Kit Iodine Resmi dan Bersertifikat di Jakarta Pastikan Keamanan Garam Beryodium Anda Dalam industri makanan, khususnya pada produk garam beryodium, keamanan dan kualitas adalah hal yang sangat penting. Salah satu ...

Neoalgae Daily Karawang Indonesia

PRODUK     : Neoalgae Daily Area Layanan  : Semua Kota di Indonesia seowa Neoalgae Daily: Meningkatkan Kesehatan, Menyapa Semua Kota di Indonesia Jika kita berbicara tentang produk inovatif yang menghadirkan ...

Koko Kurta Kurta Toyobo di Area Pulau Jawa

ARea Layanan : Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua seowa Temukan Elegansi Koko Kurta Toyobo di Seluruh Nusantara! Selamat datang di dunia penuh warna dan gaya, di mana Koko Kurta Toyobo mengundang Anda untuk merasakan ...

DE PERFECT Skincare Bandung Indonesia

Nama Perusahaan :  DE PERFECT Skincare Alamat: Taman Pondok Legi III Bblok R-33, Desa Pepelegi, Kec. Waru 61256, Kab. Sidoarjo, Jawa TImur Jenis produk : Skincare seowa DE PERFECT Skincare: Menghadirkan Keindahan Alami untuk ...

Reklame Komersial di Bekasi Indonesia

seowa Reklame Komersial di Bekasi Indonesia untuk Teman-teman Bisnis Kreatif! Terbersit dalam benak Anda untuk mempercantik citra bisnis melalui signage yang unik dan profesional? Kami dari PT APKREASI MULYA INDONESIA hadir sebagai ...

Mebel Terdekat di Jambi Indonesia

seowa Grosir Mebel Kayu Berkualitas: Desain Beragam untuk Sentuhan Elegan di Jambi Pernahkah Anda membayangkan bagaimana sebuah ruangan dapat bertransformasi menjadi tempat yang penuh kehangatan dan keindahan hanya dengan penambahan mebel kayu ...

Kontraktor Ruang Operasi Indonesia

PRODUK     : Kontraktor Ruang Operasi Jangkauan Area  :  Seluruh Indonesia  seowa Penjelasan Kontraktor Ruang Operasi PT Global Angkasa Solution: Mempersembahkan Ruang Operasi Berkualitas untuk Seluruh Indonesia & ...

NUTRISI KESEHATAN di Karawang Indonesia

Jenis produk : NUTRISI KESEHATAN Area Layanan : NASIONAL seowa Temukan Rahasia Kesehatan yang Membahagiakan! Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan, kesehatan optimal menjadi kunci utama bagi setiap individu. Untuk itu, kami ...

British Propolis Distributor Agen Resmi di Jawa Timur

seowa British Propolis: Meningkatkan Kesehatan Tanpa Batas! Selamat datang di dunia kesehatan tanpa batas dengan British Propolis (BP), propolis terbaik di dunia yang berasal dari Bridlington, East Yorkshire, Inggris (UK), dan menjadi ...