Dilihat : 41 kali

Dimas sudah tiga bulan bekerja di perusahaan barunya sebagai digital strategist. Meski gajinya tidak tinggi, ia menikmati fleksibilitas yang ditawarkan. Ia bisa bekerja dari mana saja, bahkan sesekali dari taman kota atau kafe kecil milik temannya. Tapi hari itu, ia mulai merasa ada sesuatu yang perlu diperjuangkan.

Proyek yang ia kerjakan selama dua bulan terakhir—sebuah kampanye media sosial untuk produk lokal ramah lingkungan—membuahkan hasil luar biasa. Penjualan klien naik signifikan, dan perusahaan mendapat kontrak lanjutan yang nilainya jauh lebih besar dari sebelumnya.

Namun, ketika pengumuman bonus diberikan, nama Dimas tidak ada dalam daftar penerima. Ia merasa heran dan sedikit kecewa. Bukan karena mengharapkan uang lebih, tapi karena merasa jerih payahnya tidak dihargai secara layak.

Ia memberanikan diri berbicara dengan atasannya, Mbak Rani, yang dikenal adil namun tegas.

"Mbak, saya cuma mau tanya... kontribusi saya di kampanye kemarin apakah dinilai?"

Mbak Rani menatap Dimas serius.

"Dinilai, tentu. Tapi kamu masih kontrak, Mas Dimas. Bonus hanya untuk karyawan tetap."

Dimas mengangguk, namun hatinya menolak diam.

"Saya paham, tapi... apakah sistem ini adil? Kalau hasil kerja saya membantu mendatangkan nilai besar untuk perusahaan, apakah tidak layak kalau saya dapat dividen yang sepadan?"

Malam harinya, Dimas tidak bisa tidur. Ia merasa sedang berdiri di batas: antara bersyukur dan menuntut hak. Ia menulis di catatannya:

"Dividen bukan hanya untuk pemilik modal. Keringat juga butuh dihargai, meski hanya setetes."

Keesokan harinya, ia kembali berbicara dengan Mbak Rani. Kali ini ia membawa data: engagement rate, konversi iklan, hingga pertumbuhan akun media sosial selama kampanye. Semua hasil kerja yang ia pimpin.

Mbak Rani membaca semua dengan seksama.

"Kamu benar, Mas Dimas. Mungkin sudah waktunya kita evaluasi ulang sistem kompensasi."

Beberapa hari kemudian, manajemen perusahaan memutuskan untuk membuat skema kompensasi tambahan bagi karyawan kontrak berdasarkan performa proyek. Dimas menjadi karyawan pertama yang menerima kompensasi tersebut. Bukan dalam bentuk bonus besar, tapi sebagai dividen keringat: penghargaan simbolis dan uang tambahan yang cukup untuk membeli sepeda lipat impiannya.

Sore harinya, ia bersepeda mengelilingi taman kota sambil tersenyum. Bukan karena ia merasa menang, tapi karena tahu bahwa ia telah memperjuangkan haknya tanpa menjatuhkan siapa pun.

Dan malam itu, ia menulis:

"Keringat tidak selalu dihargai di awal. Tapi kalau kau punya data, suara, dan keberanian—keringatmu bisa jadi dividen, bukan sekadar kenangan."

To be continued..


Tag :

Kibul Gonzales HS Part 6 Dividen Keringat

Pasar Info Loker Part - Time / Freelance / WFH / Remote

Membuka Pintu Peluang: Eksplorasi Pasar Info Loker Part-Time, Freelance, WFH, dan Remote   Dalam era modern ini, konsep pekerjaan telah mengalami evolusi signifikan. Masyarakat kini semakin terbuka terhadap berbagai jenis pekerjaan, terutama ...

Unduh Panduan Tugas Harian Pemancing Job

Optimalkan Pencarian Pekerjaan Anda: Unduh Panduan 'Tugas Harian Pemancing Job' Sekarang!   Selamat datang, Pencari Pekerjaan! Jika Anda ingin meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam mencari pekerjaan, kami memiliki sesuatu yang spesial untuk ...

Bayar Rp 3 Juta Langsung Berangkat Umroh Dari Kota Saya!

Peluang Emas! Rp 3 Juta Langsung Berangkat Umroh dari Kota Anda! seowa Saatnya memenuhi panggilan spiritual Anda tanpa merogoh kocek dalam! Kami hadirkan penawaran istimewa, Rp 3 Juta saja, dan Anda langsung berangkat Umroh ...

Jasa Career Path Online CPO

Dorong Langkah Karier Anda ke Arah yang Lebih Cerah dengan Career Path Online (CPO) platform inovatif yang menawarkan akses eksklusif kepada ebook pilihan dan kursus berbayar terkemuka dalam berbagai bidang profesional. Dengan ...

Promo Buat Aplikasi Software Di Bidang Bisnis

Rp 650.000

seowa Membuat Software Bisnis Terbaik- Kunci Sukses di Era Digital Transformasi digital melalui pembuatan aplikasi bisnis sendiri tidak lagi menjadi impian jauh, tetapi merupakan langkah nyata yang dapat diambil oleh setiap perusahaan. & ...

Jasa Buat Aplikasi Software Di Bidang Bisnis

Rp 650.000

seowaMenggali Potensi- Bagaimana Membuat Software untuk Bisnis dengan Sukses Dalam keseluruhan, pembuatan aplikasi software di bidang bisnis sendiri melalui promo dengan metode low-code bukan hanya solusi praktis, tetapi juga investasi cerdas untuk ...

Promo Buat Peluang Bisnis Software House

Rp 650.000

seowaMembuat Software Bisnis Online- Mewujudkan Impian Digital Anda Bisnis yang memanfaatkan promo ini akan menemukan bahwa pembuatan aplikasi software di bidang bisnis sendiri dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, memberikan keunggulan waktu ...

Jasa Buat Peluang Bisnis Software House

Rp 650.000

seowaBisnis yang Terhubung- Membuat Software CRM untuk Transformasi Bisnis Promosi ini bukan hanya mengenai penawaran khusus, tetapi juga tentang memberikan akses terhadap alat-alat teknologi yang memungkinkan bisnis untuk terus berkembang. Kibul Gonzales ...

Promo Buat Software Aplikasi Bisnis Sendiri

Rp 650.000

seowaBisnis yang Berkembang Pesat- Membuat Software Bisnis Sendiri yang Tepat Keunggulan kompetitif dapat dicapai dengan lebih mudah melalui promo ini, memberikan peluang untuk menonjol di tengah persaingan yang sengit. Kibul Gonzales HS ...

Jasa Buat Software Aplikasi Bisnis Sendiri

Rp 650.000

seowaInovasi Bisnis- Langkah-Langkah Membuat Aplikasi Software di Bidang Bisnis Transformasi digital melalui pembuatan aplikasi bisnis sendiri tidak lagi menjadi impian jauh, tetapi merupakan langkah nyata yang dapat diambil oleh setiap perusahaan. Kibul ...

Promo Buat Software Aplikasi Bisnis

Rp 650.000

seowaMembuat Software Bisnis- Pintu Gerbang Menuju Bisnis yang Lebih Baik Promosi ini bukan hanya mengenai penawaran khusus, tetapi juga tentang memberikan akses terhadap alat-alat teknologi yang memungkinkan bisnis untuk terus berkembang. Kibul ...

Jasa Buat Software Aplikasi Bisnis

Rp 650.000

seowaMembuat Terobosan- Software Bisnis Terbaik yang Mengubah Permainan Pemanfaatan metode low-code tidak hanya mempercepat proses transformasi digital, tetapi juga memberikan solusi hemat biaya yang sangat diinginkan oleh bisnis kecil dan menengah. Kibul ...

Promo Buat Software Crm Untuk Bisnis

Rp 650.000

seowaInovasi Bisnis Digital- Membuat Software Bisnis yang Membuat Bangga Platform bermetode low-code tidak hanya menjawab kebutuhan teknologi, tetapi juga mengoptimalkan pengeluaran bisnis dengan cara yang efisien. Kibul Gonzales HS Part 6 Dividen Keringat ...

Jasa Buat Software Crm Untuk Bisnis

Rp 650.000

seowaMenjelajahi Peluang- Membuat Software House dan Bisnis Sendiri Promo yang menawarkan pembuatan aplikasi dengan biaya terjangkau dan minim koding memberikan daya dorong signifikan bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing mereka. Kibul Gonzales ...