Dilihat : 15 kali

Dimas sudah tiga bulan bekerja di perusahaan barunya sebagai digital strategist. Meski gajinya tidak tinggi, ia menikmati fleksibilitas yang ditawarkan. Ia bisa bekerja dari mana saja, bahkan sesekali dari taman kota atau kafe kecil milik temannya. Tapi hari itu, ia mulai merasa ada sesuatu yang perlu diperjuangkan.

Proyek yang ia kerjakan selama dua bulan terakhir—sebuah kampanye media sosial untuk produk lokal ramah lingkungan—membuahkan hasil luar biasa. Penjualan klien naik signifikan, dan perusahaan mendapat kontrak lanjutan yang nilainya jauh lebih besar dari sebelumnya.

Namun, ketika pengumuman bonus diberikan, nama Dimas tidak ada dalam daftar penerima. Ia merasa heran dan sedikit kecewa. Bukan karena mengharapkan uang lebih, tapi karena merasa jerih payahnya tidak dihargai secara layak.

Ia memberanikan diri berbicara dengan atasannya, Mbak Rani, yang dikenal adil namun tegas.

"Mbak, saya cuma mau tanya... kontribusi saya di kampanye kemarin apakah dinilai?"

Mbak Rani menatap Dimas serius.

"Dinilai, tentu. Tapi kamu masih kontrak, Mas Dimas. Bonus hanya untuk karyawan tetap."

Dimas mengangguk, namun hatinya menolak diam.

"Saya paham, tapi... apakah sistem ini adil? Kalau hasil kerja saya membantu mendatangkan nilai besar untuk perusahaan, apakah tidak layak kalau saya dapat dividen yang sepadan?"

Malam harinya, Dimas tidak bisa tidur. Ia merasa sedang berdiri di batas: antara bersyukur dan menuntut hak. Ia menulis di catatannya:

"Dividen bukan hanya untuk pemilik modal. Keringat juga butuh dihargai, meski hanya setetes."

Keesokan harinya, ia kembali berbicara dengan Mbak Rani. Kali ini ia membawa data: engagement rate, konversi iklan, hingga pertumbuhan akun media sosial selama kampanye. Semua hasil kerja yang ia pimpin.

Mbak Rani membaca semua dengan seksama.

"Kamu benar, Mas Dimas. Mungkin sudah waktunya kita evaluasi ulang sistem kompensasi."

Beberapa hari kemudian, manajemen perusahaan memutuskan untuk membuat skema kompensasi tambahan bagi karyawan kontrak berdasarkan performa proyek. Dimas menjadi karyawan pertama yang menerima kompensasi tersebut. Bukan dalam bentuk bonus besar, tapi sebagai dividen keringat: penghargaan simbolis dan uang tambahan yang cukup untuk membeli sepeda lipat impiannya.

Sore harinya, ia bersepeda mengelilingi taman kota sambil tersenyum. Bukan karena ia merasa menang, tapi karena tahu bahwa ia telah memperjuangkan haknya tanpa menjatuhkan siapa pun.

Dan malam itu, ia menulis:

"Keringat tidak selalu dihargai di awal. Tapi kalau kau punya data, suara, dan keberanian—keringatmu bisa jadi dividen, bukan sekadar kenangan."

To be continued..


Tag :

Kibul Gonzales HS Part 6 Dividen Keringat

Cicak Cicak di Dinding - Band - Alternative Version

Judul : Cicak Cicak di Dinding - Band - Alternative Version Artist : Aisha S.V. cc: push rank music studio Singer Songwriter (45%) Dance Pop (33%) Adult Contemporary (31%) Alt Pop (21%) 🎶 Cicak Cicak di Dinding – ...

Aqiqah Bahagia di Tasikmalaya ~ Randy S.V.

Verse 1: Bersama kita rayakan, Kelahiran buah hati tercinta, Dengan aqiqah penuh makna, Di Tasikmalaya, ceria menyapa. Chorus: Paket aqiqah murah, di Tasik yang indah, Melayani dengan cinta, di setiap daerah. Singaparna, Ciamis, ...

Biru Langit Kemenangan (Persib Juara) ~ Randy S.V.

Biru Langit Kemenangan (Persib Juara) ~ Randy S.V. Biru Langit Kemenangan (Persib Juara) cc : www.purwana.net @PushRankMusicStudio let's play to support : https://bit.ly/push-rank ================== connect & support: ytb : https:// ...

Sewa Rumah Kontrakan di Cimahi

Rp 23.000.000

Menyewa Rumah Kontrakan di Cimahi: Temukan Hunian Ideal Anda seowa Menyewa rumah kontrakan adalah pilihan populer bagi banyak orang yang ingin menetap sementara di daerah tertentu tanpa komitmen jangka panjang membeli properti. ...

Cicak Cicak di Dinding - Band - Alternative Version

let's play to support : https://bit.ly/push-rank   Ciptaan: Chatgpt Artist : Randomy Suno Vokaloid Copyright: push rank music studio ordershopee Singer Songwriter (45%) Dance Pop (33%) Adult Contemporary (31%) Alt Pop (21%) lagu Cicak ...

Hati Terbelah (Disini Senang, Disana Senang)

Let's play support : https://bit.ly/push-rank Judul : Hati Terbelah (Disini Senang, Disana Senang) Ciptaan: Chatgpt Angga Purwana Artist : Melanie Suno Vokaloid Copyright: www.purwana.net push rank music studio Verse 1: ...

Bisnis Digital - jasa push rank google

Mengoptimalkan Bisnis Digital dengan Jasa Push Rank: Menjadikan Brand Produk dan Jasa Anda Mendominasi Visibilitas Online Dalam era digital yang terus berkembang, visibilitas online menjadi kunci utama dalam kesuksesan bisnis. Baik Anda ...

Produsen Map Merek Biola - Cimahi - Jawa Barat

Menapaki Jejak Elegan dalam Dunia Suplai dan Produksi Map Merek Biola Dalam irama bisnis yang semakin dinamis, cerita dibalik suplai dan produksi map merek biola menjadi sebuah simfoni yang memikat. Di dalam ...

QRIS Masjid Indonesia

QRIS Masjid Indonesia: Saling Berbagi Kebaikan Melalui Aplikasi     Indonesia, negara dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, memiliki ribuan masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Dalam era digitalisasi ...